Kerugian dan Keuntungan Reksadana Bagi Investor
Kerugian dan Keuntungan Reksadana Bagi Investor

Kerugian dan Keuntungan Reksadana Bagi Investor

37 views

Promosikartukredit.comKerugian dan Keuntungan Reksadana Bagi Investor. Tujuan utama dari investasi reksa dana adalah untuk membuat keuntungan, tetapi ada juga potensi kerugian tentunya.

Ada 10 Keuntungan dan kerugian reksa dana bagi investor yang harus anda pahami. Hanya saja dari berbagai instrumen investasi yang ada, semuanya harus memiliki potensi untung dan rugi. Demikian pula, reksa dana dianggap cukup aman.

Tetapi jika dibandingkan dengan yang lain, keuntungan dan kerugian reksa dana dapat dianggap cukup masuk akal. Hal inilah yang akhirnya membuat banyak orang merekomendasikan reksa dana sebagai instrumen investasi yang layak untuk pemula.

Sebelum membahas kelebihan dan kekurangan reksa dana, anda tentu harus tahu sekilas tentang instrumen investasi yang satu ini. Jika penjelasan secara ekonomi cukup sulit, maka anda bisa membayangkan reksa dana seperti keinginan untuk membeli kendaraan bermotor.

Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir dengan dana yang telah disetorkan karena selama Anda memilih MI dan bank Kustodian terpercaya, investasi reksa dana anda bisa mendapatkan hasil terbaik.

Namun tetap saja, pertimbangkan juga beberapa kelebihan dan kekurangan dari reksadana berikut ini sebelum mulai berinvestasi.

Manfaat Investasi Reksa Dana

1. Keuntungan Menjanjikan

Tentu saja banyak orang akan menjawab saham. Bahkan dibandingkan dengan emas atau properti yang merupakan investasi konvensional, tidak dapat disangkal seberapa besar potensi keuntungan dari saham, terutama blue-chip.

Tapi jangan salah, reksadana juga bisa menawarkan profit alias profit yang cukup menjanjikan melalui produk reksadana saham. Seperti yang sudah anda ketahui, ada banyak jenis reksa dana dan reksa dana saham adalah yang menawarkan keuntungan terbesar.

Baca Juga: Hati-hati !!! Investasi Bodong Berkedok Trading Dan Arisan

Bahkan dilaporkan bahwa laba rata-rata untuk reksa dana saham adalah 20% per tahun, yang berarti sangat menjanjikan. Tertarik untuk memilih stock fund? Pastikan profil risiko Anda sesuai untuk mencapai tujuan keuangan Anda.

2. Diversifikasi Risiko

Jika Anda memilih satu jenis instrumen, tentu saja semua uang akan masuk ke instrumen itu. Artinya seperti berinvestasi di saham atau emas, maka semua dana akan dihabiskan untuk membeli aset tersebut. Jadi ketika saham atau emas kalah.

Uang yang telah Anda keluarkan bisa berkurang dan bahkan habis, sehingga mengakibatkan kerugian. Tetapi jika Anda membeli produk reksa dana seperti reksa dana saham atau reksa dana indeks, penempatan dana investor tidak hanya pada satu jenis saham.

3. Keberadaan MI Profesional

Salah satu alasan orang enggan berinvestasi adalah tidak punya waktu dan tidak mengerti sama sekali tentang berinvestasi. Namun ketika Anda memilih reksa dana, kedua masalah tersebut akan teratasi karena seluruh proses pengelolaan reksa dana menjadi tanggung jawab para profesional MI.

Baca Juga: Cara Menggunakan Keuntungan Bisnis Secara Maksimal

Mi-MI yang handal ini sudah pasti sangat berpengalaman dalam mengelola portofolio. Tapi bukankah ada biaya khusus yang harus dipersiapkan sebelumnya? Itu benar. Namun Anda tidak perlu khawatir karena pembayaran ke MI merupakan tanggung jawab sekelompok investor.

Kekurangan Investasi Reksa Dana

1. Reksa Dana Juga Memiliki Risiko Kerugian

Seperti disebutkan di awal, reksa dana sama seperti instrumen investasi pada umumnya yang juga berpotensi kehilangan uang. Satu hal yang harus Anda ketahui, dari berbagai jenis reksa dana, tidak ada orang yang tidak memiliki risiko kerugian.

Reksa dana saham menempati posisi pertama sebagai produk reksa dana yang memiliki peluang kerugian terbesar, karena sebanding dengan keuntungan yang ditawarkan. Oleh karena itu, jika Anda ingin meminimalkan kerugian.

2. Pengembalian Biaya Investasi

Ada harga yang harus dibayar untuk kemudahan investasi reksa dana. Beberapa biaya yang harus dibayar investor antara lain biaya layanan MI, biaya penyetoran dana di bank kustodian, biaya operasional hingga urusan pemasaran.

Baca Juga: 5 Manfaat Buah Leci Untuk Kecantikan dan Kesehatan Tubuh

Berbagai biaya yang dikeluarkan jelas akan mempengaruhi jumlah pengembalian yang anda terima. Itu sebabnya ada baiknya memilih MI dan Bank Kustodian yang menawarkan biaya paling kompetitif, jika perlu menggunakan platform online seperti aplikasi seluler untuk membuat biaya investasi reksa dana lebih efisien.

3. Pencairan Membutuhkan Waktu

Jika Anda berinvestasi dalam emas, setelah logam mulia dijual, Anda akan segera mendapatkan uang tunai. Demikian pula, berinvestasi dalam deposito tabungan, ketika memasuki jatuh tempo, uang Anda segera cair ke rekening.

Kondisi berbeda dialami reksa dana karena pencairan membutuhkan waktu. Biasanya, pencairan reksa dana memakan waktu 3-4 hari kerja. Mengapa cukup lama? Karena reksa dana adalah Instrumen Investasi Murni yang likuiditasnya tidak sebagus tabungan deposito.

Akhir Kata

Demikianlah informasi mengenai Kerugian dan Keuntungan Reksadana Bagi Investor. Semoga dengan pembahasan kami di atas dapat bermanfaat buat kalian semuanya, sekian dan terimakasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published.